Ketika Sunyi Menemukan Rumahnya

Ketika Sunyi Menemukan Rumahnya

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 6, 2026
"Ketika Sunyi Menemukan Rumahnya" by BellaSgta Di tengah hiruk-pikuk kampus teknik yang tak pernah benar-benar tidur, ada satu ruang yang terasa seperti dunia kecil mereka sendiri-Ruang Kolaborasi. Sebuah tempat di mana deadline mengejar, kopi menumpuk, dan dua jiwa yang tak sengaja bertemu, perlahan saling menemukan makna. Sena, mahasiswi DKV yang menyimpan luka dari masa lalu-kehilangan, penyesalan, dan pertengkaran terakhir yang tak pernah sempat dimaafkan. Hidupnya berubah sejak kecelakaan merenggut orang yang paling ia sayangi empat bulan lalu. Sejak saat itu, ketenangan menjadi satu-satunya tempat ia bernafas. Rayden, mahasiswa Teknik Informatika yang dikenal dingin namun selalu tampak tenang. Ia terbiasa menutup rapat dunia emosinya-sampai Sena datang, dengan cara halus yang bahkan tidak ia sadari, membuka pintu-pintu yang selama ini ia kunci. Di antara layar monitor, gigitan roti yang terlupakan, dan cahaya matahari Jogja yang masuk lewat jendela besar, mereka belajar bahwa kedekatan bisa lahir dari keheningan... dan bahwa seseorang bisa menjadi rumah, bahkan tanpa pernah berusaha. Namun ketika rahasia masa lalu perlahan menganga, ketika desas-desus tentang kecelakaan itu kembali menghantui, dan ketika Rayden mulai mempertanyakan kenapa dadanya bergetar setiap melihat Sena-hubungan mereka berubah menjadi perjalanan penyembuhan yang tak pernah mereka rencanakan. "Ketika Sunyi Menemukan Rumahnya" adalah kisah dua manusia yang saling mengisi retak satu sama lain. Manis, sendu, hangat, dan perlahan menyembuhkan-seperti Jogja yang diam-diam membuat orang ingin kembali.
All Rights Reserved
#242
novelindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines