NATHAN THE KILLER: Book One

NATHAN THE KILLER: Book One

  • WpView
    Membaca 9
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Feb 19, 2026
WpInfo
Fiksi
Misteri
Nathan Mawardi adalah seorang ahli forensik sekaligus dosen kriminologi berbakat dari Universitas Negeri Lokeswara Dharmawangsa yang diam-diam menjalani kehidupan ganda sebagai seorang vigilante pembunuh berantai berjulukan "Malaikat Maut Bahari" atau "Bahari Raya Killer" yang didapatkannya karena aksi-aksinya di Kota Bahari Raya. Cerita berfokus kepada Nathan yang berusaha mengungkap aksi pembunuhan berantai seseorang bernama Budi Siswanto, tapi di sisi lain ia juga harus menghadapi masalah lain ketika Andrew Wijaya, anak dari salah satu pejabat besar di kota Bahari Raya, baru saja dibebaskan setelah sidang tuduhan telah memerkosa 5 perempuan. Hal ini membuka dua fokus Nathan dalam menjalankan misi seumur hidupnya, yakni membasmi semua penjahat. (Update Tahunan)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bound to Him
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Hello, Mr. Mafia!
  • SHEA SANG FIGURAN
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Fraktal Rahasia (Selesai)

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan