Story cover for Nakula by Nurul782
Nakula
  • WpView
    LECTURES 55,294
  • WpVote
    Votes 5,708
  • WpPart
    Chapitres 11
  • WpView
    LECTURES 55,294
  • WpVote
    Votes 5,708
  • WpPart
    Chapitres 11
En cours d'écriture, Publié initialement déc. 04, 2025
4 nouveaux chapitres
[Tahap revisi. Jika ada diantara kalian yang kurang nyaman bacanya. Aku mohon kemaklumannya. Terima kasih sayang-sayangku]

Bagaimana perasaan kalian jika memiliki pacar yang begitu sempurna. Bukan hanya dari fisiknya dan wajahnya tapi juga prestasi yang dia miliki. Rasanya itu sebuah anugerah bukan?

Itulah yang dirasakan oleh Jia Ayunara. Gadis biasa yang memiliki wajah tembem dan badan sedikit berisi. Baginya dia tidak ada cantik-cantiknya. Tentunya dia senang dan lebih tepatnya sangat senang. 

Hingga suatu hari, Jia baru sadar jika apa yang sudah dia lakukan adalah hal yang salah. Memang seharusnya sedari awal dia tidak menerima semua itu. 

Apa yang mereka katakan tentang pacarnya dan primadona sekolah memang benar. Mereka sama. Mereka sederajat dan ciuman yang dia lihat sudah menjawab semuanya.

Nakula Janendra Damayantra bukan hanya mengajarkannya cinta tapi juga mengajarkannya makna sakit hati.

Putus adalah jalan terbaik bagi Jia dan juga awal gila yang dia lakukan. Nakula tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi.



[Start: 13 Desember 2025]
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Nakula à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#1mantan
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Forever mine, écrit par AuroraSecretum
53 chapitres En cours d'écriture
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
KAMAR 304, écrit par paiyaasih
13 chapitres En cours d'écriture
!!FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!💌 Ini tentang Aruna Ayudya yang harus merawat pasiennya yang keras kepala Febrian Elvarion Raesvara, lelaki lumpuh yang kehilangan arah. yang lelah terhadap dunia, dan pasrah. "Jangan pergi, Runa, aku mohon..." Suara Febrian serak, nyaris pecah. Kedua matanya merah, memohon... tapi ada sesuatu yang jauh lebih dalam dari sekadar luka-ada kegilaan yang perlahan tumbuh dari kehilangan. "Aku nggak butuh fisioterapi. Aku butuh kamu. Aku butuh kamu di sini, setiap hari, setiap detik." Tangannya yang gemetar menggenggam lengan Aruna lebih kuat. Bukan sekadar mencegah... tapi menahan. Menuntut. "Aku udah kehilangan segalanya, Runa. Keluarga, harga diri, hidupku-semuanya. Jangan paksa aku kehilangan kamu juga. Karena kalau kamu pergi... aku bakal hilang kendali." Ia menyandarkan kepalanya ke sisi perut Aruna. Lembut, tapi sesak. Seperti seseorang yang manja... dan berbahaya. Sentuhan itu bukan sekadar bentuk ketergantungan-itu kepemilikan yang diam-diam ditanamkan. "Kamu sendiri yang bilang mau bantu aku sembuh, kan? Kalau gitu jangan pernah ninggalin aku. Jangan pernah, Runa." Matanya mendongak, menatap Aruna dengan intensitas yang menusuk. "Kamu obatnya. Kamu satu-satunya yang bikin aku waras. Tapi kalau kamu pergi-aku juga akan bawa kamu pergi sama aku. Aku nggak bercanda." Senyumnya tipis, pelan... namun penuh bahaya. "Kamu milik aku sekarang. Nggak akan ada yang bisa ambil kamu dari aku. Bahkan kamu sendiri."
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
SUSTERKU... cover
HECTOR'S HOLD: A CONTRACT BRIDE  cover
Living With My Ex cover
Forever mine cover
Math Mad cover
KAMAR 304 cover
Darker Than Lust cover
The Time cover
DAMIAN cover
Obsession (Revisi) cover

SUSTERKU...

8 chapitres En cours d'écriture

seorang gadis yang baru saja diterima menjadi suster di rumah sakit jiwa yang terkenal karena banyak pasien yang mudah sembuh karena keterampilan dari dokter dan suster disana, namanya arabella. sayangnya pekerjaannya dirumah sakit itu tidak berjalan dengan lancar karena seorang pasien gangguan jiwa yang di cap sebagai pasien paling sadis dan berbahaya karena pernah membunuh dokter, suster hingga penjaga keamanan kelas S seorang diri tanpa senjata itu mulai penasaran padanya dan mulai mendekati si suster yang baru dia liat alias arabella.