Laskar Aruna Pramoedya.
Seorang laki-laki berusia 16 tahun yang hidup tanpa kasih sayang dari keluarganya.
Semenjak sang Ayah tiada, keluarganya tak lagi harmonis. Seorang pria yang datang di kehidupannya yang seharusnya menggantikan peran Ayah untuk Laskar dan keluarganya, justru membuat kehidupan Laskar yang semula ceria menjadi suram.
Rumah yang semestinya menjadi tempat pulang, justru tak pernah benar-benar menjadi tempat pulang. Lalu lima laki-laki datang di kehidupannya, membawa hangat yang telah lama hilang. Dari merekalah, Laskar memahami arti rumah yang sesungguhnya.
Arshaka, Jayden, Rico, Adipta dan Wira.
Mereka hadir bukan hanya untuk menemani Laskar sesaat, namun selamanya. Membantu menemukan sesuatu yang tak pernah ia dapatkan dari rumahnya sendiri--tempat untuk merasa aman dan nyaman.
Mereka melakukan segalanya untuk Laskar, agar ia bisa kembali seperti semula. Ini kisah Laskar yang berhadapan dengan trauma dan kesedihan bertahun-tahun, dan kisah sahabat-sahabatnya yang tak pernah menyerah membantu untuk menjauhkan rasa sakit, meredakan ketakutan, juga menghilangkan rasa trauma yang dialami Laskar.
Karena ini semua...
Untuk Laskar.
───
─ Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan, dan kata yang dapat menyinggung atau membuat tidak nyaman. Dan mohon maaf apabila ada kesamaan nama, judul, alur, dialog, konflik, atau kesamaan lainnya di dalam cerita ini.
─ Cerita ini 100% cerita fiksi dan tidak ada sangkut pautnya dengan kisah nyata. Cerita ini mengandung kekerasan, melukai diri sendiri, dan lainnya. Mohon jangan ditiru, ya! Karena bagian itu hanya untuk pemanis cerita.
─ Kalau nggak suka dengan cerita ini, bisa keluar aja, ya. Jangan tinggalkan komentar jahat di cerita ini jika kalian tidak suka.
Jangan lupa Voment! :D
Start: Jumat, 5 Desember 2025.
End:
Publish: Sabtu, 6 Desember 2025.
Mati konyol gara-gara keselek pentol seblak pas lagi maki-maki novel harem sampah karya sahabatnya sendiri?
Itu mah cuma Narendra yang bisa. Sialnya, semesta punya selera humor yang buruk. Bukannya dapet tiket ke akhirat, jiwa mahasiswa hukum yang mulutnya sepedas level neraka ini malah nyasar masuk ke tubuh Gevariel Aristhène Mahendra, tokoh figuran yang saking nggak pentingnya, cuma disebut namanya sekali doang di seluruh bab!
Bagi satu sekolah, Anastasia Putri Humaira adalah 'Malaikat Tanpa Sayap' yang polos dan teraniaya. Tapi bagi Naren, cewek itu cuma sosiopat manipulatif yang bau kemunafikannya sudah sampai ke ubun-ubun!
"Lo mau akting jadi bidadari yang tertindas? Oke, biar gue yang jadi hakim garis yang ngebongkar busuknya topeng lo."
Dibaca kalo berkenan, jangan lupa komen & vote disetiap bab 🤍 Cerita ini tidak untuk diplagiat!