EMIEL!

EMIEL!

  • WpView
    LECTURAS 37
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 28, 2025
Buat kebanyakan orang, Emiel cuma sok tahu dengan mulut tajam. Terlalu banyak bicara, terlalu jujur, dan terlalu santai dalam menghadapi hidup. Sampai Rhea datang - cewek yang menyembunyikan segala hal menyakitkannya lewat karakternya yang bar-bar. Emiel pikir dia cuma gadis keras kepala dan emosian kaya biasa, sampai suatu hari Rhea bilang "El, Kalo gue diem, artinya gue udah nyerah." Kalimat itu membuat Emiel terpaku, ia cukup peka dengan kalimat yang gadis itu lontarkan "Rhe, diam itu bukan tandanya lo nyerah, tapi lo lagi belajar bangkit dengan cara yang tenang." Instagram : gswtaaa_ Cover by Pinterest
Todos los derechos reservados
#203
tengil
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido