ECHOES OF SILENCE [SEGERA TERBIT]

ECHOES OF SILENCE [SEGERA TERBIT]

  • WpView
    Membaca 498
  • WpVote
    Vote 239
  • WpPart
    Bab 27
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jan 15, 2026
Sejak awal, Zena terbiasa menjadi tempat kembali bagi orang lain-teman, keluarga, bahkan mereka yang hanya datang ketika butuh. Kehadirannya selalu dianggap pasti, seolah ia adalah seseorang yang tidak akan pernah pergi. Ketulusan membuatnya bertahan terlalu lama di tempat yang tidak pernah benar-benar melihat dirinya. Zena meyakini bahwa bertahan adalah bentuk cinta, hingga perlahan ia kehilangan dirinya sendiri. Namun tempat yang selama ini ia perjuangkan justru menjadi sumber luka-sebuah lingkungan yang menyepelekannya, meremehkannya, dan membuatnya merasa tidak pernah cukup. Zena mencoba menyembunyikan kecewanya, berpura-pura kuat, dan tetap memeluk segala sesuatu yang menyakitinya. Tetapi semakin ia diam, semakin dalam luka itu tumbuh, membuatnya sadar bahwa yang ia pertahankan hanyalah bayangan sebuah rumah yang tidak pernah ada. Zena berusaha keluar dari ruang gelap itu-menghadapi dirinya sendiri-takut, marah, kecewa, dan patah yang ia simpan bertahun-tahun. Dalam kesunyian, ia belajar mengurai luka tanpa membenci masa lalu. Ia mulai memahami bahwa melepaskan bukanlah pengkhianatan, tetapi bentuk menghargai diri sendiri. Seperti kepompong yang gelap dan sempit, masa itu menjadi ruang yang memaksanya tumbuh. Seiring waktu, keheningan itu justru menjadi semakin bising. Setiap peristiwa kecil memantul sebagai ingatan, setiap pengabaian berubah menjadi luka yang tak terlihat. Dalam perjalanan batinnya, Zena menyadari bahwa tidak semua luka perlu disuarakan, dan tidak semua kesedihan membutuhkan pengakuan orang lain. Echoes of Silence adalah kisah tentang seseorang yang belajar hidup dengan luka yang tak pernah benar-benar sembuh-namun akhirnya memilih berdiri, bukan karena dunia berubah, melainkan karena ia berhenti meminta dunia untuk mengerti. Start: 15 /12/2025 Finish : 15/01/26.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#49
perkuliahan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan