Di London tahun 1887, ketika kabut menutupi setiap sudut kota dan jalanan dipenuhi hiruk-pikuk kereta kuda, hidup seorang detektif swasta bernama Lucien Bellamy. Ia tinggi, pendiam, bermata satu, dan selalu membawa tongkat yang hanya ia sendiri tahu kegunaannya.
Lucien bukan detektif terkenal.
Ia tidak punya kantor megah, tidak muncul di surat kabar, dan tidak disukai klien biasa.
Bukan karena ia tak cakap - justru karena ia terlalu aneh.
Metodenya tidak lazim, caranya menganalisis melampaui nalar orang kebanyakan, dan kecerdasannya membuat orang merasa tidak nyaman.
Meski tidak laku di mata masyarakat, para petinggi Scotland Yard diam-diam sering meminta bantuannya.
Kasus-kasus yang terlalu rumit, terlalu membingungkan, atau terlalu "tidak masuk akal" sering berakhir di apartemen kecilnya di Fleet Street-diserahkan lewat pintu belakang, tanpa nama, tanpa kredit.
Lucien membantu, tetapi menolak seluruh pujian dan ketenaran.
Baginya, sorotan publik hanyalah gangguan.
Ia membiarkan semua penghargaan jatuh kepada petugas Scotland Yard, seolah ia tak pernah ikut campur.
Namun ketika serangkaian kasus baru mengganggu ketenangan London-kasus yang tampaknya saling terhubung, penuh pesan tersembunyi, pola jalan yang berubah, geologi yang tidak normal, hingga kemunculan buronan berbahaya-Lucien mulai melihat pola yang tak dilihat siapa pun.
All Rights Reserved