Janda dan 2 bule hyper (DEWASA AREA/ 21!🚫)

Janda dan 2 bule hyper (DEWASA AREA/ 21!🚫)

  • WpView
    Reads 661
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 6, 2025
21 AREA!🥵🥵 Bocil diLARANG MAMPIR! ~~ "Mau ke mana, sayang? Kami belum selesai," bisik Leonardo, seringai nakal di wajahnya. "Jangan kabur, babe, kami udah ketagihan." imbuh Lionel dengan senyum penuh arti. Tidak disangka! Padahal Mutiara hanya ingin dipakai 'Sekali saja' oleh mereka, demi uang untuk pengobatan sang papa dan kebutuhan anaknya. Namun sayang, ternyata janda beranak satu itu salah sasaran. Dua lelaki kembar berparas tampan berdarah Eropa itu justru ketagihan. Bahkan sampai bertekad untuk membawanya tinggal bersama diluar negeri. Bagaimana tidak? Keduanya itu mendapat pelayanan yang me m u a s kan dari Mutiara yang sudah berpengalaman dalam urusan ranjang. Mutiara sendiri memang cantik, tapi aksinya di malam itu benar-benar membuat sikembar menjadi sosok hyper. Terlebih Mutiara sendiri ialah gadis pertama yang merebut keperjakaan mereka, yang membuat mereka kepengen lagi dan lagi. Bahkan usia mereka masih berondong yang pastinya mempunyai banyak tenaga.
All Rights Reserved
#160
wanitatangguh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa (Hiatus)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines