Puspa dan Intrik Senja

Puspa dan Intrik Senja

  • WpView
    Leituras 5
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, dez 6, 2025
Hari itu benar-benar menjadi hari yang menghancurkan Puspa. Ruang kecil harapannya musnah seketika. Hati Puspa yang menangis pilu berbanding terbalik dengan wanita itu, yang menampilkan senyum cerahnya di hari bahagianya. Dengan gaun merah menyala, Puspa menyaksikan lelaki yang ia cintai harus ia lepaskan bersama orang lain. Seandainya hidup ini tidak hanya tentang kami berdua, mungkin aku akan tetap memperjuangkannya. Namun, kekuatan dan kekuasaan membuatku harus mengalah, rela mengorbankan segalanya demi dirinya. **** "Bagaimana, Arunia? Apakah kau bahagia dengan apa yang kau dapatkan? Kau bisa diterima dengan baik oleh semesta sebagai pasangan sempurna untuk Senja, tetapi apakah Senja itu sendiri menerimamu dengan baik? Ingat ini, Arunia! Aku mundur bukan demi siapa pun. Aku bisa melawan semesta untuk Senjaku, tetapi saat Senjaku diredupkan, aku akan mengalah agar ia tidak pernah redup."
Todos os Direitos Reservados
#51
tragic
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Asmaranala
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • SUAMI KAISAR
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • The Palace Stewardess
  • Duchess of Valtor

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo