Beby itu cewek tomboy tapi girly.
Ntah, semua pun bingung mendefinisikannya.
Kadang lucu, kadang galak, kadang jutek, banyak ekspresi.
Tapi dari semua ekspresi yang selalu dia keluarkan, ada 1 ekspresi yang selalu dia pendam.
"Tangisan atau Kesedihan"
Bintang, jodoh yang sudah disiapkan dari Beby kecil. Menyembunyikan fakta yang sama sekali tidak diketahui orang lain. Ada satu nama yang terpatri dihatinya selama 17 tahun. Tapi, itu bukan Beby. Beby pun bingung harus bereaksi apa, yang bisa dia lakukan berusaha, berusaha, dan berusaha.
Bintang datang membawa 1 bucket bunga lotus yang sangat indah. Bunga itu berwarna pink, kesukaan Beby. Saat Bintang sudah datang di belakang Beby, tangannya terulur memegang pundak sang kekasih.
"Bintang, kamu udah dateng." Beby langsung berbalik arah, senyumnya melengkung indah dan binar matanya langsung memancarkan cahaya cinta.
Sebelum Bintang sempat menjawab, Beby sudah bicara lebih dulu. Sorot matanya tampak penasaran, alis berkerut dan lirikan mata yang tajam.
"Kamu sembunyiin apa itu, Bin?" Bintang langsung mengeluarkan bunga lotus yang sudah dia beli khusus untuk Beby. Bahkan di bucket itu ada kata spesial untuk sang kekasih.
Beby terlonjak, bahagia. Sangat bahagia. Matanya membesar, "Wah bucket lotus." Ia langsung mengambil bucket itu. Mencium aromanya sambil memejamkan mata, menikmati harumnya bunga itu.
"Aku terima ini sebagai awal buat ngelupain kamu."
Alle rechten voorbehouden