AKU TERLAMBAT KEMBALI

AKU TERLAMBAT KEMBALI

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 5, 2025
Hujan turun pelan sore itu, seperti sengaja menahan langkah Tian yang baru turun dari taksi bandara. Udara Bangkok yang biasanya padat terasa asing baginya, seolah tujuh tahun berada jauh dari kota ini membuat segalanya berubah... termasuk orang yang paling ia cintai. Di genggamannya, ada sebuah cincin yang telah ia simpan cincin yang dulu ia janji akan ia pakaikan di jari Ziyu begitu ia pulang dari Amerika. Pulang setelah lima tahun... Tapi ia baru kembali setelah tujuh. Terlambat. Ia tahu itu. Tapi ia tidak tahu seberapa terlambat dirinya sekarang. Hujan sore itu jatuh perlahan, menabrak jendela rumah kecil yang kini dihuni Ziyu dan Piploy. Aroma tanah basah menguar, seolah dunia sedang berkabung diam-diam. Ziyu berdiri memandangi foto pernikahannya di dinding dirinya dan Piploy tersenyum. Senyumnya tampak paksa, dan senyum Piploy... penuh luka yang disembunyikan. Selama enam tahun, ia menunggu seseorang yang tidak pernah kembali. Selama enam tahun, ia menggenggam satu nama dalam diam. Tian. Nama itu adalah rumah. Nama itu adalah masa depan yang ia simpan dengan setia.
All Rights Reserved
#221
ziyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • BACKSTREET
  • One Shoot my baby KIM SUNOO🔞!
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Chana's Transmigrasi
  • Mission
  • REGAN's Crazy Wife
  • Change The Plot (Niel)
  • Drama di Pintu Kosan

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines