Loving You

Loving You

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 22, 2026
Sean Xiao Zhan adalah seorang dokter muda tampan berusia 26 tahun yang sepenuh hati mengabdikan dirinya namun kemudian ia terlibat sebuah masalah dengan atasannya sendiri yang membuatnya harus diasingkan menjadi dokter relawan ke sebuah desa terpencil diperbatasan. Meskipun awalnya Xiao Zhan sulit beradaptasi karena kehidupan nya di Kota dan di Desa tentunya berbeda, ia hampir menyerah namun akhirnya mulai nyaman dan malah menemukan arti arti kehidupan dan kebahagiaan sederhana. Namun tanpa disangka Di desa terpencil itu Xiao Zhan malah bertemu lagi dengan dua orang tentara, satu mantan kekasihnya yang belum move on dan satu lagi teman dekat nya yang bisa dibilang teman tapi mesra. Bagaimana kah cerita kehidupan Xiao Zhan di Desa itu ? dan kehidupan percintaan nya?
All Rights Reserved
#360
xiaozhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • I Want to Live [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Given || Ju Jihoon
  • The King & The Doctor
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Second
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines