BALAS DENDAM KAKAK

BALAS DENDAM KAKAK

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Fri, May 1, 2026
Raisa dan Reina. Kembar yang terpisah oleh takdir adopsi setelah kebakaran hebat. Raisa Alvino Fernando: Si tomboy, percaya diri, dan jago beladiri. Reina Alvino Fernando: Si introvert, kutu buku dengan kacamata tebal, dan anak paling pintar. Sembilan tahun kemudian, Reina hanya mengenal neraka di SMA elit Academy Bandung School. Dibalik beasiswa, ia dihina, dipukuli, dan dicap miskin karena penampilan "culun"nya. Muak dengan kepalsuan, Reina memutuskan mengakhiri segalanya di tepi jurang. Namun, ia diselamatkan. Reina terbaring koma dengan cedera kepala yang parah. Sang Penolong, yang kini mengetahui setiap detail penderitaannya, mengepalkan tangan. Amarah menggelegak. Dendam adalah satu-satunya tujuan. Siapa Penolong misterius ini yang kini siap melancarkan pembalasan? Dan apakah dia memiliki hubungan darah dengan Reina? Karena di antara janji yang dilanggar, kini lahirlah satu janji baru Menghancurkan setiap orang yang menyentuh adiknya! UPDATE SETIAP SABTU ATAU MINGGU✨
All Rights Reserved
#76
balas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • S Di Antara Dua N
  • GHOST FACE: NEXT, ARE YOU READY? (21+) ✔️
  • 𝗗𝗲𝗸𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗲'𝗔𝘁𝗵𝗼𝘀
  • FAKE WORLD
  • [TAMAT] Help, I'm a Zombie!
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Ervan Carolline
  • SALAH OBAT
  • AVISENA
  • Side Character Syndrome

Dunia menyambut Navaro Azael Aryan dengan tangis haru dan sorak sorai. Lima menit kemudian, Nazino Azel Arian lahir, melengkapi kebahagiaan yang sudah meluap. Namun, takdir rupanya masih menyimpan kejutan di balik tirai. Lima belas menit berlalu, saat ruang persalinan hampir tenang, kontraksi hebat kembali datang. Lahir lah si bungsu, Savero Aziel Arthan. Alih-alih sorak sorai, keheningan yang canggung justru menyelimuti ruangan. Tatapan kedua orang tua mereka bukan lagi binar bahagia, melainkan keterkejutan yang sulit diartikan. Maklum saja, selama sembilan bulan pemeriksaan USG, dokter hanya menyatakan ada dua janin. Savero kecil rupanya sangat pandai bersembunyi di balik punggung kedua kakaknya, seolah ia memang sudah terbiasa mengalah sejak dalam kandungan. Perbedaan itu dimulai sejak detik pertama mereka menghirup udara dunia. Saat ketiganya menangis bersahutan, sang ibu langsung meminta suster membawakan Nazino ke pelukannya, sementara sang ayah sibuk menenangkan Navaro yang tampak gelisah. Lalu, bagaimana dengan Savero? Ia hanya menangis di dalam boks bayi, ditenangkan oleh usapan sarung tangan karet seorang suster yang merasa iba. Sejak saat itu, garis pembatas itu nyata adanya. Perbedaan itu bukan sekadar ketidaksengajaan, melainkan menjadi identitas yang melekat. Lihat saja namanya. Kedua kakaknya kompak menggunakan inisial N, sementara ia terlempar jauh ke abjad S. Kebiasaan dibedakan selama belasan tahun membentuk mental Savero menjadi baja. Ia bukan tipe remaja yang akan mengurung diri di kamar dan menangis hanya karena tidak dibelikan baju yang sama dengan kakak-kakaknya. Justru, Savero membangun dunianya sendiri dengan prinsip Anti Mainstream. Start : 8/3/2026 End : - Sampul by Ai

More details
WpActionLinkContent Guidelines