Tiang yang Tak Rebah

Tiang yang Tak Rebah

  • WpView
    Lecturas 239
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, feb 6, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
PROLOG - LANGIT BANDUNG DAN PEREMPUAN YANG TAK PERNAH BENAR-BENAR REBAH Sore itu, langit Bandung terlihat seperti wajah seorang ibu, tenang di luar, namun menyimpan seribu rahasia yang tak pernah benar-benar bisa diceritakan. Awan berwarna abu keperakan bergerak pelan, seolah sedang menonton drama kecil yang berlangsung di rumah putih pudar di pinggir gang Mandala Atas. Angin membawa suara sandal anak-anak berlari, tawa riang, dan aroma gorengan dari warung Bu Ika di ujung gang. Tapi di rumah sederhana itu, ada hiruk pikuk lain, hiruk pikuk yang hanya dimengerti oleh mereka yang hidup sebagai orang tua. "Keisya, cuci tangan dulu ya, Sayang," suara Risa memecah sore. Lembut, tapi tegas, seperti suara yang sudah terlalu sering dipakai untuk menenangkan, memanggil, memarahi, dan membelai. Gadis kecil berambut panjang itu meletakkan tas sekolahnya di kursi kecil. "Tadi main sama Lala, Bunda!" katanya riang, sebelum berlari ke kamar mandi. Di pintu, Keyla berdiri dengan wajah kusut, pipi sedikit kotor, dan rambut acak-acakan akibat tidur siang di sekolah. "Bunda... tadi kakak rebutan mainan..." katanya dengan suara lirih yang hampir pecah. Risa mengulurkan tangan, meski kedua lengannya sibuk menggendong dua bayi kembar yang tertidur saling menempel. "Sini... peluk Bunda dulu. Kamu udah pulang. Udah nggak apa-apa." Keyla langsung memeluk pinggul Risa, mencari kehangatan yang tidak didapatnya di sekolah tadi. Dari luar, mungkin Risa hanya terlihat seperti ibu biasa. Tapi tidak ada yang benar-benar tahu: betapa sering ia menyembunyikan tangis, betapa sering ia menahan diri untuk tidak goyah, dan betapa sering ia harus menjadi tiang yang menahan rumah kecil itu agar tidak runtuh. Inilah kisah panjang tentang bagaimana seorang perempuan bertahan, bukan karena ia tidak punya pilihan, tapi karena cintanya jauh lebih besar dari lelah yang ia rasakan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • na ja [END]
  • ELION
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Sastru Pinanganten
  • Luk Telu Belas
  • Jadi Anak Haram?
  • ONESHOOT [BP]
  • Wismatama
  • Ritual Rasa

"Berhubung si bungsu asli udah pulang, gak ada gunanya lagi kan gue disini?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido