Separuh hatimu untuk negara
halo semuanya🤍
buah mangga jatuh ke taman
dipetik pagi rasanya manis
kalau cerita ini banyak kekurangan
mohon dimaklumi karena ini pertama kali aku menulis
Yessica Tamara Wiratama (Chika, 26) terbiasa mengendalikan segala hal dalam hidupnya. Sebagai CEO muda di Wiratama Group, ia dituntut untuk selalu tampil sempurna, dingin, dan tanpa cela. Namun, tidak ada yang tahu bahwa sikap tegarnya adalah tameng untuk menutupi luka lama yang belum sembuh sejak kepergian sang ayah.
Sampai akhirnya, sebuah acara amal mempertemukannya dengan Sersan Delvian Siagian Mahardika (Delvian, 28). Seorang prajurit TNI yang tenang, berdedikasi tinggi, dan hidup sepenuhnya untuk negara. Kehadiran Delvian dengan seragam lorengnya tidak hanya mengusik ketenangan Chika, tapi juga membongkar kembali trauma masa lalunya.
Di saat Chika berusaha menjauh, takdir justru terus menarik mereka ke dalam lingkaran yang sama. Didukung oleh adiknya, dr. Angelina Christy Wiratama (23) yang selalu menjadi jangkar kewarasannya, Chika harus belajar berdamai dengan ketakutannya.
"Aku tidak pernah meminta kamu untuk menunggu," ujar Delvian suatu hari dengan suara tenang, menatap lurus ke mata wanita itu.
Chika membalas tatapannya, tersenyum tipis, "Dan aku tidak pernah bilang kalau menunggu itu sebuah beban."
Ini bukan sekadar cerita tentang cinta yang manis. Ini tentang dua manusia yang belajar bahwa tidak semua hal bisa dikendalikan, dan kadang, mencintai seseorang berarti siap berbagi hati dengan negara.
semoga kalian bisa menikmati ceritanya. kalau berkenan, jangan ragu meninggalkan komentar atau dukungan.
selamat membaca🤍