Beautiful Hazard (Hazardous series #1)

Beautiful Hazard (Hazardous series #1)

  • WpView
    Reads 2,065
  • WpVote
    Votes 484
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 20, 2026
Do not read kalo belum legal Di dunia mafia, kau tidak diperkenankan untuk mempercayai siapa pun. Namun, aku jatuh cinta padanya. Itu terjadi ketika Papa mengumumkan aku akan menikah dengan Luca Vitale. The hitman of Vitale Family. The one with dirty hands. The Villain. Seseorang yang ditakdirkan untuk membunuhku. Namun, aku bukanlah seorang gadis polos yang tidak mengetahui apa pun. Luca mungkin seorang Villain, tetapi dia tidak tahu apapun tentangku. I'm a psychotic bitch who will kill people who make fun of me. That is until I realize, I fall deeply in love with him. Ketika dia ditakdirkan untuk membunuhku, tetapi justru menemukan tempatnya di hatiku, dan entah bagaimana, aku menemukan tempat di hatinya. Falling in love with him might be dangerous, but fuck, I can't ignore the fact that it will be such a beautiful hazard.   NB : - Ini adalah standalone series dari series Hazardous. - Ini adalah cerita dengan rating 21+. Aku mungkin tidak terlalu eksplisit untuk cerita ini, tetapi kuharap kalian membacanya dengan bijak.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Almost Married (On Going)
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Define the Relationship
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • NINGRUM
  • EKSKALASI
  • Nakula
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines