Harmoni Of Blossom & Melody

Harmoni Of Blossom & Melody

  • WpView
    Membaca 70
  • WpVote
    Vote 37
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadDewasaLengkap Sen, Des 8, 2025
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Floravencia, kerajaan bunga yang makmur, hidup dengan keajaiban tiga putri-setiap ulang tahun mereka, bunga kesukaan masing-masing mekar di seluruh negeri. Di seberang benua, Harmonia Auralis berdiri sebagai kerajaan musik, kaya akan seni, emas, dan delapan pangeran dengan bakat unik. Saat kedua kerajaan kembali menjalin hubungan, Putri Seraphyne dari Floravencia dipertemukan dengan Pangeran Elvarion, pangeran kelima Harmonia Auralis yang ceria dan ahli mencipta melodi. Pertemuan mereka menyalakan kembali ramalan lama tentang dua kerajaan yang akan disatukan oleh "melodi dan bunga." Namun harmoni antara mereka tidak mudah tercipta-terhalang oleh tradisi, politik, dan rahasia masa lalu. Di tengah lautan tulip dan irama musik, dua hati harus memilih: mengikuti takdir yang mengikat mereka... atau melepaskannya demi kerajaan masing-masing.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • Hanya Ingin Menjalani Hidup Santai dan Menunggu Kematian,
  • Aveline Beyond Her Fate
  • The Unwritten Lady
  • A Family of Villains
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • Sin of The Villainess
  • AS : The Side Character's Rebirth

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan