The wild marigold fierce snapdragon

The wild marigold fierce snapdragon

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 25, 2025
Prolog Kabut pagi yang buta menyelimuti hari, bercampur dengan suara putus asa penduduk yang lemah. Di bawah kekuasaan orang-orang yang seenaknya mengamabil harta milik orang lain. Rembulan pun seolah ikut berduka untuk mereka yang menderita. Hujan deras menjadi saksi bisu perasaan yang terpendam. Bunga-bunga yang seharusnya mekar dan menebarkan keindahandan justru diinjak, sebuah ironi yang mencerminkan kejamnya kekuasaan Apakah kekuasaan selalu bisa mengalahkan segalannya? Memainkan kehidupan orang lain seperti boneka, tanpa peduli pada luka yang di torehka. Namun, ditengah kefanaan itu, mentari membangkitkan bara api dalam diri seorang gadis muda. Rambutnya bergelombang seperti ombak, mewarnai wajahnya dengan semangat seperti pasang ombak Jawa. Matanya jernih bak embun pagi, menyimpan azam untuk mengubah kanvas kotor menjadi lukisan harapan. Gadis itu akan melukiskan kembali sejarah yang indah. Meski badai menghadang ia melukis.
All Rights Reserved
#31
pensivol24
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmaranala
  • Duchess of Valtor
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • The Palace Stewardess
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • SUAMI KAISAR
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines