3 Day like 3 Month

3 Day like 3 Month

  • WpView
    MGA BUMASA 37
  • WpVote
    Mga Boto 29
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Jan 10, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Merasa kesepian meskipun mempunyai keluarga apakah itu hal yang wajar? Haura Ade Kusumo mempunyai keluarga, Ayah dan Ibunya masih hidup. Tapi dia tidak merasakan kehadiran sosok yang seharusnya menjadi tempatnya bercerita, mendengarkan curhatanya atau saling lempar canda. Meskipun mereka tinggal di satu atap rasanya seperti orang asing yang hanya tinggal di tempat yang sama. Terlalu canggung sampai-sampai Haura ragu dengan keberadaanya di rumah ini sebenarnya ada atau tidak. "Kami sibuk, Ra." Alasan yang selalu mereka berikan padanya salu sama. Sibuk bekerja. Haura muak setiap mendengarnya. Entah benar atau tidak Haura tidak tau. "Jaga rumah ini baik-baik, kami harus pergi dinas ke kuar kota beberapa minggu ini." Haura hanya mengangguk, tidak mengharapkan apapun lagi kepada mereka berdua. Dia juga tidak mau tau ke mana mereka sebenarnya akan pergi, terserah mau pulang atau tidak Haura juga tidak peduli. Selama kedua orang tuanya pergi dinas ke luar kota Haura hanya menjalankan kehidupannya seperti biasa. Di rumah sendirian tanpa siapapun yang menemaninya. Dulu ada orang yang seperti itu, sayangnya orang itu sudah berpulang. Haura tidak akan bisa menemuinya lagi, dia tidak akan merasakan kehangatannya- dia hanya bisa menatapnya melalui foto. "Oma... aku kangen Oma." bisiknya parau. Nafasnya kemudian naik turun tidak beraturan. Dadanya terasa sesak setiap tarikan nafas yang dia buat. Ini bukan hanya sekedar sesak biasa. "Kenapa kumat sekarang..." bisiknya sebelum kegelapan membawanya pergi entah ke mana. Haura pikir hari itu adalah hari terakhirnya dia hidup. Sampai akhirnya dia membuka kedua matanya, melihat sekelilingnya yang sudah berada di rumah sakit. Haura diam sambil berusaha memikirkan caranya bisa sampai di rumah sakit. Dia yakin tidak ada orang di dalam rumahnya selain dirinya sendiri. "Akhirnya kamu sadar juga." ketika suara itu menarik perhatianya. Di saat itulah dia bertemu dengannya. START : [27 Desember 2025]
All Rights Reserved
#161
haura
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nala dan Mas Juragan

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman