Rumah Dan Penghuninya [BXB] [Mperg]

Rumah Dan Penghuninya [BXB] [Mperg]

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 12, 2025
Keluarga ya...?? ia kira sampai ajal menjemputnya ia tak akan bisa merasakannya sampai kapan pun, tapi.. . . .. "Halooo kenalin nama aku Sofia Putri Adhitama, nama kamu siapa?" ia terkejut ditempat dia berdiri banyak sekali orang yang ia tak kenal ini dimana? mereka siapa?. bahunya di tepuk orang disebelah nya, ia terkejut. "Ayo kenalin diri kamu kita semua penasaran nih" ucap orang itu yang ia rasa muka nya tidak asing... Aah dia baru inget, dia baru saja di adopsi ternyata selama perjalanan dia melamun. "Hai... kenalin nama aku Keysha umur aku 5 tahun??" Benar dia Keysha namanya benar benar cuman keysha ga ada marga atau yang lainnya. "Halo Keysha kenalin aku Dirga Adhitama, dan mereka semua adalah keluarga dan hadirnya kamu disini untuk merasakan kehangatan keluarga jadi, selamat datang di keluarga Keysha" ucapan itu menuai banyak nya sorak gembira dari semua orang yang ada di ruangan itu. Ya semua orang, 15 orang yang belum keysha kenal. Apakah dia bisa kenal dengan orang sebanyak itu? atau Apakah dia bakal di anggap ada didalam keluarga itu? . . . . start: 7 des 2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines