The Wolfe's Countdown

The Wolfe's Countdown

  • WpView
    Reads 335,475
  • WpVote
    Votes 19,954
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 16, 2026
Tanpa bicara sepatah kata pun, Axel berjalan menuju ranjang. Dia duduk di tepi kasur, memunggungi Lucia, lalu mulai melepas sepatunya. Lucia gemetar hebat. Apa yang harus kulakukan? Apa aku harus membantunya? Atau diam saja? Axel menoleh ke samping, menatap Lucia yang sedang memeluk lututnya sendiri seperti landak ketakutan. "Kenapa kau duduk di situ seperti patung?" tanya Axel, suaranya serak dan dalam. "S-saya... menunggu instruksi, Tuan," cicit Lucia. Axel mendengus. Dia berbaring telentang di kasur, mengambil tempat yang luas, menyisakan sedikit ruang untuk Lucia. Dia menatap langit-langit kamar yang tinggi. "Berbaring," perintah Axel.
All Rights Reserved
#1
classic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PARANOID (END)
  • Theondra's Possession: Takdir yang Terbelah (End)
  • ALPHA'S OBSESSION
  • Jangan Lari, Little Lamb[END]
  • Bound to Him
  • Hello, Mr. Mafia!
  • The Reborn Wife's Submission (END - Proses Revisi)
  • EMPIRE OF VOWS AND MISTAKES
  • Nakula

VERSI REVISI BEBERAPA PART SUDAH DI UBAH. Celine Lucane, seorang dokter bedah, terpaksa berhadapan dengan pria misterius yang menuduhnya mengandung anaknya. Tuduhan itu bukan sekadar kata-kata, Celine diseret ke dalam siksaan mental dan fisik demi memaksanya mengaku atas kehamilan yang tak pernah ia yakini. Alat pendeteksi kebohongan, ancaman demi ancaman, hingga manipulasi psikologis harus ia hadapi. Celine dikurung di sebuah penthouse megah yang berdiri angkuh di tengah hutan lebat, jauh dari dunia luar. Ia tak memiliki ruang untuk membantah, tak diberi kesempatan untuk melarikan diri. Berbagai cara telah ia tempuh, bahkan tes kehamilan pun dilakukan. Namun hasilnya justru menjerumuskannya semakin dalam, dokter menyatakan ia hamil, seolah semuanya telah diatur dalam skenario penuh intrik. Apa yang sebenarnya terjadi? Siapakah pria itu? Mampukah Celine keluar dari jeratan drama mematikan yang diciptakan pria tersebut, atau justru selamanya terkurung dalam istana gelap yang menyimpan kebenaran mengerikan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines