Kapal Karam yang Kembali Berlayar

Kapal Karam yang Kembali Berlayar

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 17, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Pernahkah kamu menyimpan sesuatu yang rusak... tapi terlalu berharga untuk dibuang? Kisah ini terinspirasi dari luka yang tidak disuarakan, rindu yang terlalu lama dipendam, dan cinta pertama... yang tidak pernah benar-benar hilang. Aku menulis cerita ini bukan hanya untuk mereka yang sedang jatuh cinta, tapi juga untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk yang masih menyimpan tanya, dan untuk yang diam-diam berharap bisa kembali ke seseorang, meski hanya lewat kenangan. "Kapal Karam yang Kembali Berlayar" bukan tentang akhir yang indah. Tapi tentang keberanian untuk membuka hati lagi, bahkan ketika luka lama masih terasa. Aku, Kamu dan Cerita ini akan membawa kita dengan kapal yang sudah tua menuju lautan yang indah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines