Hamster by Accident

Hamster by Accident

  • WpView
    Lecturi 181,379
  • WpVote
    Voturi 12,482
  • WpPart
    Capitole 33
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare mar, ian 27, 2026
WpInfo
Ficțiune
Dragoste
Dunia ke-5 dari cerita 'MALE LEAD? MINE!' 𓂃 ࣪˖ ִֶָ🐇་༘࿐ "CIIT CIIT CIIT CIITTT!!!" "Sistem! APA MAKSUDNYA INI?! KENAPA AKU JADI TIKUS DEKIL?!" [Karena Nona gagal menyelesaikan misi dunia keempat, sesuai peraturan tidak ada hadiah apapun untuk dunia kelima. Sebaliknya, Nona menerima penalti.] "Sistem sialan!" Umpat Valerie
Toate drepturile rezervate
#506
malelead
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut