Silent House

Silent House

  • WpView
    LETTURE 36
  • WpVote
    Voti 17
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, apr 29, 2026
Sepeninggal Ibu, aku kembali ke rumah untuk menemani Ayah. Namun rumah itu terasa berbeda-terlalu sunyi, terlalu gelap, seolah menyembunyikan sesuatu. Ayah sering berbicara sendiri, takut pada hal-hal yang tak bisa kulihat. Lalu boneka itu muncul. Tak ada yang tahu dari mana asalnya, atau mengapa keberadaannya membuat udara di rumah terasa semakin berat. Ingatanku tentang kematian Ibu mulai retak. Apa yang sebenarnya terjadi malam itu? Apakah ada seseorang yang bersalah... atau justru kami sendiri? Semakin aku mencari jawaban, semakin tipis batas antara kenyataan dan delusi. Dan rumah ini seakan tidak ingin aku pergi sebelum semuanya terungkap-atau terlupakan. Apakah betul-betul ada orang lain di rumah ini? Atau hanya ada aku sendiri..
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Keazen (A Sly World)
  • Incompatible With Love : Minor Hearts
  • emptiness
  • Percobaan 44
  • EN-CIRCLE
  • Love After Accident [On Going]
  • The Kiss From Hell || MARKHYUCK
  • Sad Cruel Psycopath
  • Syahdan ✓
  • My Ghost (TAMAT)

"Aku tidak pernah jahat, tetapi aku disebut penjahat, apakah kalian nanti juga begitu?" Katanya psikopat itu dari faktor genetik, mereka bilang psikopat itu berbahaya, padahal yang jauh berbahaya adalah mulut mereka sendiri. Ini lelucon, aku dipaksa menuruti semua yang mereka katakan. Aku seakan robot yang dirakit paksa menjadi kuat, yang pada dasarnya banyak mengorbankan mental, perasaan dan juga ...kehidupan. Ini bencana, mereka menyebutku seorang monster, seorang kriminal dan pendosa yang terkutuk, tidak pantas bahagia, kecuali matu dengan sengsara. Ini mengerikan, saat aku tau fakta mengapa aku dilahirkan. "Mereka terlalu sering berkomentar sampai lupa pada suatu hal, monster itu dibentuk bukan dilahirkan,"-Keyzen. -Vyaksa

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti