Rebut Aku, Presdir!

Rebut Aku, Presdir!

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 15, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ayra memiliki Zulfli, suami yang mencintainya. Semuanya baik-baik saja sampai Ibu Zulfli sakit dan terpaksa pindah ke rumah mereka karena tidak ada yang merawat. Sayangnya Ibu Zulfli sering menyalahkan Ayra, membuat gaduh hingga Zulfli bingung harus membela siapa. Istri yang mencintainya... Atau Ibu yang melahirkannya? Di antara rasa frustasi yang terus mencekiknya, Zulfli memilih lari, mengkhianati janji suci demi Karin, seorang junior kantor yang memberi angin segar padanya. Saat Ayra tenggelam dalam depresi karena dikhianati suaminya sendiri, Faras seorang Presdir yang mencintainya diam-diam menawarkan rasa aman. Ujian terakhir datang ketika Zulfli kembali, memohon rujuk. Ayra dihadapkan pada pilihan terberat: kembali pada cinta pertama yang merusak, atau memilih pria yang menawarkannya perlindungan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines