Aqeela dan Fattah adalah antitesis sempurna yang terikat dalam satu darah: Aqeela si cengeng, manja, dan terbuka vs Fattah si dingin, protektif, dan penuh perhitungan. Fattah percaya bahwa melindungi berarti mengontrol. Ia terlalu protektif hingga menjadi kasar. Sedangkan Aqeela terlalu naif hingga sering terluka. Ia butuh banyak kata untuk mengerti sesuatu, berbanding terbalik dengan Fattah yang lebih suka aksi daripada teori. Ketika Aqeela jatuh hati pada seseorang yang menurut Fattah berbahaya, konflik mereka pun meledak. Dalam upaya melindungi, Fattah justru menyeret Aqeela pada sosok lain-seorang cowok pendiam yang menyimpan rahasia. Di tengah cinta yang salah arah, perasaan terpendam, dan persahabatan yang mulai retak, Aqeela harus memilih: bertahan pada ikatan darah yang melukai, atau belajar berdiri tanpa bayang-bayang saudara kembarnya.
Más detalles