DUA SISI [END]

DUA SISI [END]

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 14, 2026
Crime Psychology Thriller Di dunia di mana garis antara benar dan salah hanyalah ilusi, beberapa orang terpaksa berjalan di tepi bayangan. Gilang, Rizal, Chacha, dan sekutu mereka berjuang melawan organisasi gelap yang memiliki kekuatan jauh melampaui yang bisa mereka bayangkan. Setiap langkah membawa mereka lebih dalam ke konflik yang tidak hanya mengancam nyawa, tetapi juga moral dan hubungan mereka. Di balik setiap baku tembak dan pengkhianatan, tersimpan dilema yang lebih besar: bagaimana menebus janji, melindungi yang dicintai, dan tetap hidup ketika sistem hukum dan kekuatan yang lebih besar menuntut harga yang mahal? Keputusan mereka bisa menyelamatkan nyawa-atau menghancurkan semuanya. Dua Sisi adalah kisah tentang keberanian di tengah kegelapan, pengorbanan yang pahit, dan pencarian identitas di dunia yang menuntut orang untuk memilih antara hidup atau tetap menjadi hantu. Di antara pertempuran, strategi, dan trauma, setiap karakter harus menemukan sisi mana yang akan mereka pertahankan: sisi kemanusiaan mereka... atau sisi bertahan hidup yang tak kenal ampun.
All Rights Reserved
#596
thriller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unspoken Words // c.h [AU]
  • langit Yang Tak Pernah Ku Lihat
  • [in time series] • bang chan ✔
  • Segara Sandyakala
  • Critical Relationship; Bang Chan
  • SHEA SANG FIGURAN
  • My Spoiled Girl (END)
  • Shadow in the Lab
  • SEÑOR V [END]
  • Wind Blows in Country Club

-Book 2 of Silent's Hood- Pertemuan singkat itu mengajarkan ku tentang kehidupan, kebahagian, dan juga cinta dalam kepedihan. Ia adalah gadis super cerewet yang tak pernah ku temui sebelumnya. Ia adalah satu-satunya gadis yang bisa menerima kekurangan yang ku miliki. Dan ia adalah gadis yang tak pantang menyerah, meski aku tak pernah mengucapkan sepatah katapun padanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines