We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Help Me and Help You

Help Me and Help You

  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 24, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Tama gak sengaja masuk kesebuah rumah di tengah-tengah hutan yang dikelilingi oleh pohon-pohon besar. Dari depan rumah tua besar itu terlihat sedikit menyeramkan karena dikelilingi oleh pohon tinggi yang mengerikan, seperti ada yang mengintip di pohon itu. Rumah tua itu juga terlihat sangat menyeramkan, dengan warna cat yang sudah pudar dan terlihat seperti tidak terurus. Awalnya tama ragu untuk masuk, tapi dirinya tidak ada pilihan lagi selain masuk dan berlindung di dalam rumah tua tersebut karena hanya rumah itu lah satu-satunya yang bisa dia jadikan tempat bermalam setelah berjam-jam mencari jalan keluar dari hutan lebat ini. Tama tidak menyangka dengan apa yang dilihatnya. Ruangan besar dengan gaya jadul tapi tetap terlihat mewah, dan jangan lupakan sosok yang berada dirumah tua tersebut. si hantu merah, begitulah tama menyebutnya. hantu ganteng berbadan kekar dan berambut merah. BxB Nohyuck
All Rights Reserved
#204
nohyuck
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines