I Choose To Be With You

I Choose To Be With You

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 29, 2025
WpInfo
Fanfic
Twice
Seorang musisi terkenal, Kim Namjoon, yang hidup di tengah sorotan dan tekanan, menemukan ketenangan di sebuah kafe kecil bernama Moonlight Brew. Di sana ia bertemu Yoo Jeongyeon, seorang barista dengan gaya dingin namun penuh kejujuran, yang menuliskan kalimat-kalimat sederhana namun mengena di setiap cup kopi Namjoon. Dari tumpahan kopi di meja nomor tiga, payung yang dipinjam saat hujan, hingga lirik-lirik rahasia yang lahir dari cangkir kertas, hubungan mereka tumbuh pelan tanpa disadari. Di balik kesibukan masing-masing, keduanya belajar jujur tentang lelah, takut, dan harapan. Bukan kisah cinta yang meledak-ledak, melainkan romansa sederhana tentang dua orang yang saling menemukan tempat pulang di tengah hidup yang berantakan-di kursi dekat kasir, di meja nomor tiga, dan di hati satu sama lain. 💚
All Rights Reserved
#34
yoojeongyeon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • I'm Not Just a Figuran
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Journey
  • SAIRISH
  • Obsession Overdose
  • Possessive Male Lead
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines