One Name Behind the Wounds

One Name Behind the Wounds

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 8, 2025
Ketika cinta pertama berakhir dengan kata “putus” yang terlontar begitu mudah, Kenzo Valentino memilih pergi, meninggalkan semua luka yang belum sempat sembuh. Di sekolah baru, ia bertemu Ratna Natali, gadis pendiam yang memikul luka berbeda: perundungan dan kesepian. Pertemuan itu mengajarkannya arti menyembuhkan orang lain sambil berdamai dengan diri sendiri. Namun, ketika Kayla Caura, mantan kekasih yang masih ia cintai, datang kembali dengan rasa penyesalan, Kenzo dihadapkan pada pilihan sulit antara masa lalu yang belum selesai dan masa kini yang berusaha ia lindungi. Dalam perjalanan menyembuhkan hati orang lain, Kenzi belajar bahwa terkadang, luka yang paling dalam justru berasal dari nama yang paling kita cintai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines