Story cover for Orbiting You [DewTee] by LoVeLG23
Orbiting You [DewTee]
  • WpView
    Reads 4,506
  • WpVote
    Votes 324
  • WpPart
    Parts 28
  • WpView
    Reads 4,506
  • WpVote
    Votes 324
  • WpPart
    Parts 28
Complete, First published Dec 09, 2025
[COMPLETED]

"Dew," panggil Tee pelan.

"Ya?"

"Lo tau tanda baca titik koma?"

Dew mengerutkan kening, bingung dengan pertanyaan acak itu. "Tau. Semicolon. Kenapa?"

"Dulu gue pikir hidup gue udah berakhir tanda titik pas di jembatan itu. Gue pikir ceritanya selesai, tamat dengan tragis," Tee menatap mata Dew. "Tapi lo dateng. Lo hapus titik itu, dan lo ganti jadi koma. Lo bikin ceritanya berlanjut."

Dew tersenyum, mengerti arah pembicaraan ini. Ia mengangkat tangan Tee, mencium telapak tangannya.

"Dan sekarang, titik koma itu ada di sini," Dew menunjuk dada Tee, lalu dadanya sendiri. "Tanda bahwa meskipun kalimat sebelumnya penuh air mata dan kesalahan, kalimat selanjutnya masih bisa ditulis dengan indah. Penulisnya belum nyerah."
All Rights Reserved
Sign up to add Orbiting You [DewTee] to your library and receive updates
or
#3teeteeradech
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
The Burnout Baby [DewTee] cover
The Beauty Ghost [SkyNani] cover
HAVING 6 [YinWar] cover
The Last Hoping [DewTee] cover
Limitless [DewTee] cover
BARA || Emotional Story DewTee cover
cinta untuk ibu penganti END cover
Menerima Luka [Dewtee] cover
SADRAH [POV Nani] [DewTee] cover
Dear Tee, I'm Your Husband (DewTee) cover

The Burnout Baby [DewTee]

25 parts Complete

[COMPLETED] Bau alkohol yang pekat dan asam langsung menguar. Jauh lebih kuat dari bau whiskey mahal di bar. "Maaf... maaf..." Pria itu bergumam, suaranya parau. Dia masih di lantai, mencoba bangkit tapi gagal total. Dew menatap ke bawah. Pria itu lebih pendek darinya. Dia memakai kemeja kerja putih yang kusut, kancing atasnya terbuka, dan dasinya longgar miring. Wajahnya pucat dan berkeringat di bawah cahaya lorong. Tapi di balik semua kekacauan itu... wajahnya manis. Sangat manis. Matanya yang terpejam memiliki bulu mata yang lentik, dan bibirnya, meski kering, tampak penuh. Dia terlihat seperti anak anjing yang kelelahan. "Kau tidak apa-apa?" tanya Dew, suaranya kembali profesional, meski ada sedikit rasa geli.