Cause I'm Your Partner

Cause I'm Your Partner

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 10, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Kenapa sih kamu selalu neror saya? Kenapa kamu selalu bersikap seolah-olah saya itu harus nurut sama kamu?" sarkas Alena. "Cause I'm Your Partner. Saya butuh kamu dan kamu juga butuh saya. Paham?" Zizan menatap tajam pada Alena. *** Katanya S2 itu butuh partner yang tepat agar tidak terasa berat. Tapi kalau partnernya membuat kepala kita semakin berat gimana? Itulah yang dirasakan oleh Alena, seorang mahasiswa Pascasarjana yang ditunjuk menjadi sekretaris kelas oleh Zizan. Sifat Zizan yang kaku, penuh aturan, dan tak pernah memikirkan kondisi orang lain membuat Alena kian membenci cowok itu. Namun kebencian itu sulit dijaga ketika mereka terus dipertemukan dalam proyek kelas, tugas kelompok, hingga kerja sama yang tak bisa dihindari. Di antara tekanan dan pertengkaran kecil, perhatian Zizan perlahan muncul tanpa ia sadari. Ketika salah satu dari mereka mulai menyimpan perasaan, Alena justru memilih untuk menyangkalnya. Benarkah ia benar-benar membenci Zizan atau hatinya hanya takut mengakui sesuatu yang berbeda? *** 📚 Jangan lupa follow sebelum baca 📚 Tinggalkan jejak berupa vote dan komentar Start : 10 Desember 2025 End. : -
All Rights Reserved
#18
kehidupankampus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]
  • Kembang Desa

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines