Bagi semua orang di SMA Pelita Bangsa, Marvella Adhitama adalah dewi kesempurnaan. Cantik, angkuh, tak tersentuh, dan selalu menduduki takhta Peringkat 1 tanpa pernah tergeser.
Namun, tidak ada yang tahu bahwa di balik dinding marmer kediaman Adhitama, Marvella hanyalah sebuah manekin bernapas. Ia adalah produk gagal di mata ayahnya, bayangan tak kasatmata bagi ibu dan abang keduanya, dan rahasia rapuh yang mati-matian dilindungi oleh abang sulung serta kakak perempuannya. Bagi Marvella, mempertahankan nilai sempurna bukan soal kebanggaan, melainkan soal bertahan hidup agar tidak dibuang.
Hingga suatu hari, takhta sempurnanya hancur.
Jevan, seorang murid pindahan yang tengil, santai, dan terlihat tidak pernah serius, tiba-tiba merebut Peringkat 1 dari tangan Marvella. Di mata Marvella, Jevan adalah pembawa sial yang akan membuatnya hancur di rumah. Di mata Jevan, Marvella hanyalah gadis star syndrome yang gila hormat.
Namun, ketika Jevan tanpa sengaja menemukan Marvella pingsan di UKS dengan tangan bergetar dan setumpuk obat pereda nyeri, cowok itu menyadari satu hal: Sang Ratu Sempurna sedang sekarat dari dalam.
Dua remaja dengan luka berbeda, Marvella yang hancur karena terlalu ditekan, dan Jevan yang hampa karena terlalu diabaikan, kini terikat dalam sebuah rahasia. Ketika garis sempurna keluarga Adhitama pada akhirnya mencekik Marvella hingga kehabisan napas, mampukah Jevan menjadi tempatnya untuk pulang?
"Kalau lo capek jadi sempurna, lo boleh hancur di depan gue, Vell. Gue yang bakal mungut kepingannya." - Jevan.
All Rights Reserved