Dunia Kecil Lexa

Dunia Kecil Lexa

  • WpView
    Reads 26,945
  • WpVote
    Votes 755
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Jul 27, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Viviana Alexandria End'ers, atau Lexa, adalah gadis 19 tahun yang terlihat sempurna dari luar-pendiam, lembut, dan selalu menjaga sikap. Namun tak ada yang tahu bahwa di balik wajah tenangnya, Lexa menyimpan rahasia yang tak pernah berani ia ceritakan pada siapa pun. Di kamar pribadinya, tempat ia benar-benar bisa menjadi dirinya sendiri, Lexa mengenakan popok lembut, kaus kaki mungil, baju bayi versi dewasa, dan menggenggam empeng yang memberinya ketenangan. Bukan karena ia ingin menjadi aneh-melainkan karena itulah satu-satunya ruang aman yang ia punya. Selama ini semuanya berjalan diam-diam. Pesanan online datang saat keluarga tidur, isi lemari selalu terkunci, dan Lexa menjaga diri agar tidak pernah ketahuan. Sampai suatu hari... sebuah kejadian kecil hampir membuka seluruh rahasianya. Dan dari situ, hidup Lexa mulai berubah perlahan-lahan-membawanya pada ketakutan baru, kenyamanan baru, dan pilihan-pilihan yang tidak pernah ia siapkan. Ini adalah cerita tentang rahasia, kenyamanan, keberanian, dan sisi paling lembut dari hati seorang gadis yang ingin merasa aman di dunia yang terlalu keras.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • Sin of The Villainess
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines