Behind The Spotlight (BTS)

Behind The Spotlight (BTS)

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 10, 2025
Semua orang bilang dunia idol itu glamor-panggung terang, teriakan para fans, senyum yang sempurna. Tapi itu cuma 10% yang terlihat dari layar. Sisanya? Idol yang nangis lima menit sebelum tampil. Mic yang entah kenapa tiba-tiba mati. Kabel yang terlihat rumit. Dan aku, Bara Aksa Manggala, yang harus nyelamatin semuanya sebelum hitungan sampai tiga. Aku bukanlah seorang idol. Aku cuma teknisi sound dari Indonesia yang kerja di balik panggung. Pekerjaan yang membutuhku bisa semuanya dari jarak paling dekat: kemarahan yang ditahan, senyum palsu, ambisi yang bikin mereka nyaris tumbang. Di balik sorotan lampu, mereka manusia. Dan di belakang mereka, ada gue-yang tugasnya bukan cuma benerin mic, tapi seringkali benerin hati yang patah juga. hee Ini bukan kisah gemerlap panggung. Ini kisah dibalik gemerlap panggung itu sendiri, tempat semua rahasia bermula.
All Rights Reserved
#49
entertaiment
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MOTHER
  • Stealing My Husband
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Unexpectedly Yours
  • My Step Mom? [END] ✔️ - REVISI
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Dua Langit Berbeda
  • ATMA FATAMORGANA
MOTHER

𝐓𝐞𝐫𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐤𝐚𝐭𝐚-𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐤𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐤𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚𝐧. 𝐃𝐢𝐦𝐨𝐡𝐨𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐡𝐚𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚 ⚠️⚠️ 𝑺𝒊𝒍𝒂𝒉𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒊 𝒗𝒐𝒕𝒆 𝑱𝒂𝒅𝒘𝒂𝒍 𝒖𝒑𝒅𝒂𝒕𝒆 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒖, 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒔𝒕𝒊 𝒌𝒂𝒍𝒂𝒖 𝒖𝒑𝒅𝒂𝒕𝒆 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒔𝒂𝒕𝒖 𝒑𝒂𝒓𝒕 🤩🤩🤩 Pliss jangan jadi silent readers 🙏🙏🙏 𝐊𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐬𝐮𝐤𝐚 𝐯𝐨𝐭𝐞 𝐤𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐧𝐠𝐠𝐚𝐤 𝐬𝐮𝐤𝐚 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐤𝐚𝐧. 𝐃𝐢𝐭𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐊𝐫𝐢𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 ✅✅ Alandra Corzio tidak pernah menyangka bahwa pria yang berstatus ayahnya akan kembali menikah dengan wanita berumur 25 tahun sedangkan ayahnya sudah berumur 36 rtahun. "Taik! Anjing lo semua, Bokap sama Nyokap sama aja gak guna. Lo sama mama kalau cuma bikin anaknya sengsara aja gak usah bikin anak!" Alandra betul-betul terluka saat ayah dan ibunya memilih untuk hidup masing-masing, dan yang paling menyakitkan adalah ketika Ibunya tak mengambil hak asuhnya. Sering kali Alandra mengabaikan perlakuan ibu sambungnya, atau menganggap sepele segala perhatian yang diberikan ibunya. Namun, apakah ia sanggup mengabaikan perhatian yang lebih dari cukup itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines