Happy Days, Lovely Days

Happy Days, Lovely Days

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 10, 2026
Empat sahabat. Empat kehidupan. Empat masalah yang tidak pernah benar-benar sederhana. Mereka menjalani hari-hari yang terasa melelahkan, realita yang sering kali menyebalkan, dan mimpi-mimpi yang perlahan diuji oleh keadaan. Di balik tawa dan obrolan ringan, masing-masing memikul beban yang tak selalu bisa diceritakan. Ada seseorang yang dituntut tetap profesional di tengah tekanan pekerjaan yang nyaris meruntuhkan mental. Ada pula yang terus mengejar mimpi, meski hidup memaksanya menjadi versi diri yang tak pernah ia inginkan. Seorang pejuang mimpi dipaksa belajar melepaskan oleh keadaan, sementara yang lain memikul tanggung jawab besar atas kepercayaan yang tinggi. Mereka tidak selalu kuat. Tidak selalu benar. Namun mereka memilih bertahan-bersama. Karena ini bukan hanya tentang persahabatan. Ini tentang mimpi, tanggung jawab, keberanian, dan pengorbanan-pengorbanan kecil yang terasa begitu berat. Dan tentang satu hal yang sama-sama mereka perjuangkan: hidup.
All Rights Reserved
#47
ceritaringan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Unexpectedly Yours
  • Stealing My Husband
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • ATMA FATAMORGANA
  • MOTHER

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines