Rumor mengenai serangkaian hilangnya anak-anak yang sudah tertimbun lama kini kembali muncul. Dektetif Lee dan rekan polisinya memasuki gereja tua yang benar-benar gelap, tempat yang konon menjadi pusat ritual sebuah kultus yang hilang dari radar. Puluhan laki-laki duduk mematung di bangku-bangku kayu, bibir mereka bergerak tanpa suara, seakan-akan membaca sebuah mantra yang bukan sama sekali milik dunia ini. Dektetif Lee membuka pintu ruangan paling dalam, ia terdiam karena dia baru saja menemukan pemimpinnya atau Ketua kultus tersebut. Dia duduk dengan tubuh tegak, menatap sebuah buku lusuh yang tampak seperti teks ritual. Dia mendongak perlahan, dan untuk satu detik matanya terlihat seperti hidup dan sadar.
Dalam jeda itu, ketua kultus tersebut berbisik patah-patah, seperti seseorang yang sedang berusaha berenang ke permukaan, tetapi ditarik kembali ke dasar.
"B-boneka... kami semua.. tali.. dia.. menarik.."
Lalu kesadarannya hilang lagi, bukan pingsan, tetapi terseret ke suatu yang jauh lebih gelap. Polisi menemukan dua TKP berbeda yang tiba-tiba mengarah ke titik yang sama, satu hal semakin jelas: ada seseorang atau sesuatu yang merancang semuanya dengan presisi menakutkan. Dektetif Lee menyadari bahwa ada seseorang yang merancang seluruh jaringan ini dari balik layar-mengontrol, memilih dan mencuci otak manusia seperti aset legal yang bisa di pindah-pindahkan.
MURNI KARANGAN BELAKA!
MARKHYUCK AREA!!
SLOWBURN!!