Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
almost, but unspoken

almost, but unspoken

  • WpView
    Membaca 220
  • WpVote
    Vote 34
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jun 3, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
- Blurb - Mereka bertemu tanpa rencana, hanya dua orang yang duduk di bawah langit yang sama, saling bercanda tanpa pernah membayangkan bahwa satu sama lain akan menjadi tempat pulang yang tak pernah mereka akui. Dia gadis yang hatinya diam-diam terpaut pada orang lain, tidak pernah berniat jatuh untuk seseorang yang membuatnya nyaman dengan cara sederhana; tapi laki-laki itu hadir seperti tenang yang datang setelah hujan, tanpa suara, tanpa memaksa. Perlahan, tanpa ia sadari, rasa lamanya memudar, dan digantikan sesuatu yang lebih dalam... sesuatu yang ia takutkan, karena tidak pernah mereka sepakati. Hubungan mereka berjalan di antara jeda, antara pesan larut malam dan tawa kecil, antara tatapan yang terlalu lama untuk dibilang biasa, namun terlalu singkat untuk disebut cinta. Hanya sahabat terdekat yang tahu: mereka terikat dalam hubungan yang tak punya nama HTS yang terasa seperti lebih dari itu. Semua baik-baik saja... sampai kenyataan datang lebih cepat dari perasaan. Tiba-tiba, sebelum sempat memulai, mereka dipaksa selesai. Dan yang tersisa hanyalah pertanyaan yang tidak pernah terucap: Bagaimana jika kita tidak berhenti? "Almost, But Unspoken" adalah cerita tentang dua hati yang bertemu di waktu yang salah, tentang kenyamanan yang tumbuh diam-diam, dan tentang seseorang yang akhirnya pergi sebelum keberanian datang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#58
lesserafim
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan