18+ | Kekerasan, pelecehan, darah dan trauma. Cerita ini gelap dan disturbing. Tolong baca dengan hati-hati.
Di jantung keluarga Vercallon, kekuasaan diwariskan, kekejaman diajarkan, dan cinta
adalah kemewahan yang mematikan.
Armon Vaelis Vercallon, anak kedua yang dianggap "kesalahan" keluarga, tumbuh dalam bayang-bayang: dihina, dipukuli, dan diharapkan mati.
la belajar sejak dini bahwa kelemahan berarti hukuman, dan belas kasihan hanyalah
kemewahan yang tak bisa dimilikinya.
Namun, bocah yang dulu terpojok oleh kebencian itu tidak akan tetap lemah selamanya. Saat Armon bangkit, warisan keluarga Vercallon menjadi senjatanya, dan dunia di sekitarnya bergetar di bawah bayangannya yang lahir dari rasa sakit.
Monster sejati. Gelap. Kejam. Tak mengenal ampun.
Armon siap menunjukkan bahwa kekejaman adalah warisan sejati keluarga Vercallon, tapi apakah kamu siap menghadapi pewaris monster ini?
@foto-foto yang ada di dalam cerita ini diambil dari Pinterst. Bukan milik saya, cuma pinjam saj
Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah.
Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap?
Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya.
Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya.
Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik.
"Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!"
•••
This is my first story, don't plagiaze it!