Dua arah

Dua arah

  • WpView
    LECTURAS 116
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 22
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, dic 11, 2025
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Mingyu selalu menjadi pusat cahaya di mana pun ia berada. Terlalu ceria untuk tidak menarik perhatian, terlalu serba bisa untuk tidak diandalkan. Ia tersenyum pada siapa pun, bercanda pada semua orang, dan membuat suasana yang paling tegang sekalipun terasa seperti ruang tamu rumah sendiri. Ada sesuatu dalam dirinya yang hangat-seolah dunia tak pernah benar-benar gelap jika Mingyu masih di sana. Berbeda jauh dari Hao. Hao adalah bayangan yang bergerak dengan tenang. Pendiam, seperlunya bicara, dan sering kali terlalu realistis hingga kata-katanya mampu menusuk seperti pisau dingin yang diselipkan tanpa peringatan. Banyak orang mengira ia acuh, sebagian lagi menganggapnya sulit didekati.
Todos los derechos reservados
#770
mingyu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido