DIGIMON: DIMENSION WANDERER

DIGIMON: DIMENSION WANDERER

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 22, 2026
Ketika Ben menutup mata setelah hari kerja yang melelahkan, ia mendengar sebuah suara: "Apa yang kamu inginkan?" Jawaban sederhana itu - keinginan untuk bepergian dan tidak kelaparan lagi - justru mengirimnya ke Dunia Digital. Sebuah perangkat misterius terduplikasi dari perjalanan waktu seorang agent Digimon Story dan jatuh ke tangan Ben: Multiverse Loader, alat yang mampu menyimpan Digimon, memindai dunia, dan membuka jalur ke dimensi lainnya. Terdampar tanpa jalan pulang, Ben bertemu Koromon, Tsunomon, dan Tsumemon-tiga Digimon kecil yang perlahan menjadi keluarganya. Bersama mereka, Ben menjelajahi Dunia Digital yang liar dan luas, menghadapi distorsi aneh yang tampaknya mengejarnya... dan sebuah ancaman gelap yang tidak seharusnya ada di timeline mana pun. Tanpa Crest. Tanpa ramalan. Hanya seorang pengelana yang mencoba bertahan hidup. Ini adalah perjalanan seorang manusia biasa yang tersesat di multiverse Digimon-dan perlahan menjadi bagian dari takdirnya.
All Rights Reserved
#10
digitalworld
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Etiology of Dissociation || Jayhoon
  • You're mine, not the world.
  • Tinggalkan Aku Sendiri, Kakak-kakak! [BL]
  • Sandyakala | Haechan
  • Murid Sialan
  • SIAPA? ( yushi x riku )
  • Detektif Kriminal Negara Tahun 1990 (Part 1)
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Entwined by fate || BXB
  • I Am In Novel?!!

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines