Kisah Tanpa Judul

Kisah Tanpa Judul

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 13, 2026
Nara adalah gadis ceria yang mudah tertawa, suaranya riuh, dan kehadirannya selalu terasa hidup. Ia bisa mengubah suasana canggung menjadi penuh canda hanya dalam hitungan detik. Namun di balik keceriaannya, Nara juga dikenal pemarah-emosinya cepat naik, terutama saat merasa diabaikan atau disalahpahami. Marahnya spontan, kata-katanya tajam, tetapi tidak pernah benar-benar lama. Sifat pemarah Nara bukan karena ia jahat, melainkan karena ia terlalu jujur pada perasaannya. Ia tidak pandai berpura-pura baik-baik saja. Jika kecewa, ia akan menunjukkannya; jika senang, tawanya akan pecah tanpa ditahan. Emosinya meledak-ledak, tetapi hatinya tetap lembut. Naka, dengan sikap santai dan cueknya, sering kali menjadi pemicu amarah Nara. Candaan Naka yang dianggap sepele bisa berubah menjadi bahan pertengkaran kecil. Namun justru dari situlah dinamika mereka terbentuk-adu mulut yang berakhir tawa, marah yang berubah menjadi rindu. Di antara pertengkaran kecil dan tawa yang saling menyusul, tumbuh perasaan yang tidak pernah mereka ucapkan dengan jelas. Nara marah karena peduli, sementara Naka tetap bingung membedakan apakah itu sekadar kebiasaan atau tanda perasaan yang lebih dalam. Maka dari itu judul dari wattpad ini adalah kisah tanpa judul. [a cover by Pinterest] 🚫Bila ada kesamaan nama, itu hanya ketidak sengajaan‼️ 🚫CERITA INI DI BUAT BUKAN UNTUK DI PLAGIAT!!
All Rights Reserved
#256
diamdiamsuka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines