SERENA | ON GOING

SERENA | ON GOING

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 10, 2026
· · ─── ୨୧ ─── · · Sejak awal, hidup tidak pernah memberinya tempat untuk pulang. Ia tumbuh di ruang-ruang yang terlalu sunyi untuk anak seusianya. Belajar cepat tentang diam, tentang bagaimana tidak mengganggu, tentang menelan perasaan agar tidak merepotkan siapa pun. Tidak ada yang benar-benar mengajarinya cara meminta, jadi ia berhenti berharap. Hari-harinya berjalan tanpa tanda. Bangun, bertahan, tidur, mengulang. Tidak ada yang bertanya bagaimana rasanya hidup dengan dada yang selalu berat, seolah ada sesuatu yang tertinggal tapi tak bisa disebutkan namanya. Ia terbiasa menyembunyikan luka. Bukan karena ingin terlihat kuat, melainkan karena setiap kali ia jujur, dunia berpaling darinya. Pelukan adalah sesuatu yang asing. Bukan karena ia tidak membutuhkannya, tapi karena ia tidak tahu bagaimana cara menerimanya tanpa merasa bersalah. Maka ia belajar memeluk dirinya sendiri-pelan, canggung, sambil berharap suatu hari rasa itu tidak terasa memalukan. Ada malam-malam di mana ia duduk sendirian, menatap kosong kelangit, bertanya-tanya apakah hidup memang seharusnya seperti ini. Sepi. Panjang. Tidak ada suara yang memanggil namanya dengan tulus. Ia tidak tahu ke mana hidup akan membawanya. Ia hanya tahu satu hal: luka-luka itu belum sembuh-dan tidak ada siapa pun yang datang untuk menenangkan. Dan dari sunyi itulah, ia melangkah. Bukan dengan harapan, melainkan dengan luka yang ikut hidup bersamanya, luka yang ia sendiri tidak tahu kenapa dia harus mendapatkannya. · · ─── ୨୧ ─── · ·
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

WARNING!!! "IT'S SLOW BURN" Jadi wajar kalo alurnya lama, karena memang yaa.... disengaja gitu oke! Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #🥈 fantasi #🥉 fiksiumun #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -

More details
WpActionLinkContent Guidelines