Persimpangan Rasa

Persimpangan Rasa

  • WpView
    Reads 383
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2026
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
Ciara Aveline dan Alka Adyatama adalah dua mahasiswa dari kampus berbeda yang dipertemukan oleh kenyamanan bukan oleh momen dramatis, tapi oleh ruang kecil di mana keduanya merasa aman satu sama lain. Hubungan mereka tidak diberi label apa pun, namun kehadiran masing-masing sudah cukup menjadi tempat pulang tanpa pernah memberi nama pada hubungan itu. Hingga suatu hari, kehidupan Alka berubah pelan. Di kampus barunya, ia tidak sengaja menyadari keberadaan Alina Seravina, seorang perempuan dikelasnya yang tampak tenang, datar, dan hampir tak bersuara. Padahal di balik itu, ia adalah gadis ceria dan lembut yang hanya belum menunjukkan dirinya di lingkungan baru. Pertemuan sederhana itu tidak penting bagi Alina, namun perlahan menjadi hal yang tidak bisa disangkal oleh Alka. Cerita mereka bergeser bukan karena Alina berusaha masuk, tapi karena Alka yang tanpa sadar memberi jalan. Dan di antara dua kehidupan yang berjalan beriringan, tumbuh rasa yang tidak pernah diniatkan, tidak pernah direncanakan, bahkan tidak diinginkan. Ciara, yang selalu percaya bahwa tempat ternyamannya tidak akan direbut siapa pun, mulai merasakan bisikan-bisikan kecil didalam dirinya yang berhenti terdengar. Ketika kehangatan menjadi ragu, dan kepastian berubah menjadi jarak, ia bertanya pada dirinya sendiri: apakah perasaan yang tidak diucapkan bisa bertahan ketika dunia mulai berubah? Sementara Alina, yang tidak berniat mengambil siapa pun dari siapa pun, mendapati dirinya terjebak dalam situasi yang tak pernah ia pilih, antara jarak yang terlalu dekat dan batas yang tidak pernah ia niatkan untuk dilewati. Pada akhirnya, Di tengah hubungan yang tak pernah diberi nama, tiga hati itu tiba di satu persimpangan. Bukan untuk menentukan siapa yang dipilih, tetapi untuk menyadari bahwa cinta kadang hanya membawa mereka sejauh itu, dan sekarang di tempat itulah mereka berdiri: saling melihat, saling merasakan, tanpa ada yang benar-benar menang, dan tanpa jawaban yang pasti.
All Rights Reserved
#526
rasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Luk Telu Belas
  • Sastru Pinanganten
  • Jadi Anak Haram?
  • na ja [END]
  • Wismatama
  • ELION
  • ONESHOOT [BP]
  • Ritual Rasa
  • "Liburan" Bonus Suami

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines