"Nadera, apapun aturanya jika itu menyangkut dirimu, maka saya berani 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘯𝘨𝘨𝘢𝘳 𝘯𝘺𝘢. .. "
Sejak nadera lahir, Nathaniel, sudah mengabdikan dirinya untuk menjaga gadis yang lebih muda 6 tahun darinya itu. dan bersumpah untuk tidak melanggar janji yang dibuat oleh orang tua nadera.
Dirinya selalu melindungi gadis kecil itu seperti barang berharga yang ia jaga sebaik mungkin, meski nadera bukan tipikal gadis yang mudah patuh, Nathaniel tidak perduli, tujuannya adalah untuk menjaga nadera, dan gadis itu adalah hartanya, sesosok gadis kecil manis yang dia jaga sejak kecil dan ia lindungi dari orang tuanya yang kejam. padanya.
𝘔𝘢𝘯𝘪𝘴, 𝘤𝘦𝘯𝘵𝘪𝘭, 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘣𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯.
itulah yang bisa Nathaniel deskripsikan tentang nadera.
Pengabdian, perjanjian, dan segalanya, terkoyak oleh obsesi Nathaniel yang kian menggila sehingga pengabdian itu menjadi larangan yang Nathaniel langgar.
𝘈𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘕𝘢𝘵𝘩𝘢𝘯𝘪𝘦𝘭 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩? 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯𝘬𝘢𝘩 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘢𝘨𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘬 𝘪𝘢 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭? 𝘦𝘯𝘵𝘢𝘩𝘭𝘢𝘩. SEMUANYA BEGITU RUMIT.