Di dunia yang menilai segalanya dari harta, keberanian bersuara, dan status sosial, Alca Nayella tumbuh sebagai gadis yang memilih diam. Bukan karena ia lemah, melainkan karena hidup telah mengajarkannya bahwa diam sering kali menjadi satu-satunya cara untuk bertahan.
Berasal dari keluarga sederhana, Alca hidup di antara dua kenyataan yang sama-sama menyakitkan. Rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang justru dipenuhi ketegangan, sementara sekolah SMA TIRTA PERSADA berubah menjadi ruang yang tidak ramah bagi anak beasiswa sepertinya. Di sana, ia harus menghadapi pembulian, tatapan merendahkan, dan rasa terasing yang perlahan menggerogoti harga dirinya.
Satu-satunya cahaya dalam hidup Alca adalah Klarybel Belvina (Ibel), sahabat yang hadir tanpa menghakimi. Namun bahkan persahabatan itu tidak selalu cukup untuk menahan derasnya luka yang terus menumpuk.
Segalanya mulai bergeser ketika dua murid kembar pindahan dari Australia hadir di sekolahnya, Aksa Biantara dan Aksi Biantara. Kembar dengan sifat yang berlawanan; Aksa yang dingin, pendiam, dan penuh jarak; Aksi yang hangat, humoris, dan mudah akrab. Di antara mereka, Aksa adalah sosok yang sejak awal terasa... tidak asing bagi Alca. Seolah mereka pernah saling mengenal, bahkan sebelum kata pertama terucap.
Pertemuan itu membuka babak baru dalam hidup Alca, babak keberanian untuk menghadapi masalalu, tentang pilihan untuk tidak lagi hanya bertahan, dan tentang pelan-pelan mempercayai bahwa dirinya layak untuk didengar dan dipilih.
Ini bukan kisah tentang gadis yang langsung jadi kuat.
Ini adalah kisah tentang gadis yang rapuh, tapi tetap berdiri.
Tentang luka yang tidak langsung sembuh, namun perlahan menemukan cahaya.
Sebuah cerita tentang bertahan, tentang diam yang menyimpan keberanian, dan tentang harapan yang tumbuh dari hati yang pernah patah.
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA]
Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya.
Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini.
Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah.
Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....