Kisah Pilu Malory (On Going)

Kisah Pilu Malory (On Going)

  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 222
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 16, 2026
Nichaela Malory Frederica gadis cantik yang konon orang bilang adalah gadis beruntung yang lahir di keluarga konglomerat dan dikenal dipenjuru dunia, tapi bagi Dirinya itu adalah bencana, masalah yang tak akan ada ujungnya. Malory anak tunggal, yang tak punya kakak/abang ia pun tak punya tempat untuk bercerita. Kehidupan Malory memang sangat berkecukupan atau lebih, masa depannya pun sudah di tata rapih oleh papi dan maminya, dan tugasnya adalah menjadi wanita sempurna yang memiliki banyak prestasi dan mendapatkan banyak juara di bidang manapun. Sejak kecil Malory sudah di tuntun sempurna, dan kegiatannya pun di atur oleh manager keluarganya seakan-akan dirinya ini adalah boneka milik keluarganya. padahal aku sendiri butuh bermain, bukankah masa kecil adalah masa yang seharusnya main? Mengapa aku harus bekerja? Tapi kini aku sudah melewatkannya semuanya, aku berhasil menjadi apa yang mereka mau, aku sudah terlalu jauh dari kehidupan yang sebenarnya tapi ternyata aku mampu menjalankan semuanya walaupun banyak ngeluhnya.
All Rights Reserved
#201
familylife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Thread's of Araya {ON GOING!}
  • THE STARS [BTS JHOPE] [END]
  • Bahasa Jepang
  • SAD GHOST 6 ✓
  • BORUSARA WEEK 2024
  • Emma: Schaduw Tussen Schaduwen (OG)
  • kemana aku pergi?
  • Semesta Berpuisi
  • SECRET ADMIRER [PRIVATE]
  • Riuh Aksara Hati (Kumpulan Puisi)

satu game, satu sapaan, satu cerita yang tak terduga. - Araya Vivianne Kawdiene gadis berusia 14 tahun, mempunyai dunia nyata yang hangat, teman teman yang suportif dan tawa yang selalu menemani hidupnya. Namun, semua berubah ketika ia membalas ejekan terhadap username gamenya dari seseorang di balik layar ponselnya. Ia tak pernah menyangka bahwa rentetan ketikan emosi justru menyeret dirinya dalam kenyamanan yang tak terduga. Dan di saat itu juga Araya percaya bahwa semua orang di dunia maya baik dan menyenangkan. Namun, diantara ribuan notifikasi dan pertemanan Araya harus belajar bahwa tidak semua benang yang ia rajut akan menguatkan, beberapa justru menjeratnya. Bisakah Araya membedakan mana teman yang nyata dan musuh yang bersembunyi dibalik kata-kata manis? [picture by pinterest ] rill buatan sendiri, jangan di copy plis kepalaku sudah meledak 🙄

More details
WpActionLinkContent Guidelines