Harris menemukan alasan untuk hidup pada Azana. Perhatiannya yang awalnya wajar-menjemput, memberi hadiah, mendengarkan ceritanya-berubah secara halus. Ia mulai mengagumi Azana bukan sebagai anak, tetapi sebagai seorang wanita. Ia menyimpan foto-foto Azana di folder tersembunyi di laptopnya, mengingat detail percakapan mereka, dan merasa rumah menjadi "hidup" hanya saat Azana ada. Ketika Azana memperkenalkan Harland-pacarnya. Harris merasakan sakit yang dalam. Setiap kedatangan Harland ke rumah adalah siksaan baginya. Ia mengamati setiap interaksi mereka dengan hati yang panas. Ia mulai menyelidiki latar belakang Harland secara diam-diam, mungkin melalui kenalan atau bahkan menyewa orang, untuk mencari celah.
More details