Becomer: Raw Edition

Becomer: Raw Edition

  • WpView
    LECTURAS 154
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 6, 2026
WpInfo
Poesía
Verso Libre
[A Monolog, or Something else] Jika ada waktu yang sanggup meniadakan rindu, itu pasti kamu. ... Setiap lukisan, Harus diberikan dulu kanvasnya, Dibuat dulu garisnya, Lalu diberi warnanya. Semuanya, Tak lepas, Atas satu tujuan, Agar indah pada akhirnya. Semua harus berproses dalam perjalanannya. Tidak serta merta langsung kebentuk sempurnanya. Karena itu, kadang akan memakan bertahun-tahun lamanya. Dan aku akan selalu menantikannya. Oleh karena itu, Wahai masa depan, tolong lihat lah aku. Wahai aku, masa depan itu akan tiba. Kalian pasti bertemu. Antara Aku dan Masa Depan Makanya, Aku, belajarlah untuk menggenggam. Dan Masa Depan, bersiaplah untuk Aku genggam.
Todos los derechos reservados
#514
monolog
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • Dua Pilihan(Deva Kiara)
  • kepada engkau
  • pak dosen
  • Residuum [ONGOING]
  • Dosen itu suamiku {SALMA X RONY}
  • The Deal, The Genius, and The Girl
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido