Renkarnasi Nino

Renkarnasi Nino

  • WpView
    Reads 424
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 4, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Nino febriano dikenal sebagai badboy legendaris-dingin, brutal, dan tak pernah peduli pada siapa pun selain dirinya sendiri. Dunia modern memberinya kekuasaan, uang, dan ketakutan orang-orang. Namun satu malam berdarah mengakhiri semuanya. Saat membuka mata, Nino terbangun di tubuh seorang pemuda lemah yang dibenci seluruh keluarga bangsawan di dunia lain. Dunia ini penuh dengan kekuatan, status, dan hukum rimba. Dicap sebagai sampah, ia seharusnya mati perlahan. Namun mereka lupa satu hal-jiwa di dalam tubuh itu adalah seorang badboy yang tak pernah tunduk pada takdir. Di dunia baru ini, Ninoakan menulis ulang nasibnya. Dengan tangan kotor dan senyum berbahaya, ia akan naik ke puncak, menghancurkan siapa pun yang meremehkannya. Karya asli : mizuki nino
All Rights Reserved
#81
transmigrasiboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Chana's Transmigrasi
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • Mission
  • Drama di Pintu Kosan
  • REGAN's Crazy Wife
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • BACKSTREET

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines